Obat Mioma Uteri

Obat Mioma UteriPenyakit mioma uteri adalah tumor di rahim yang sifatnya adalah jinak. Untuk sedikit kasus yang terjadi yakni 1 : 2000. Penyakit mioma uteri yang akan berubah menjadi ganas dan juga sering diistilahkan sebagai leiomyosarcoma. Penyakit mioma uteri sendiri biasanya sering muncul pada multiple di satu rahim, sehingga rahim akan nampak seperti berbenjol-benjol. Kadang juga akan nampak satu mioma uteri yang ukurannya besar, dan kadang juga pada pasien lainya akan nampak dengan beberapa mioma yang kecil.

Obat Mioma Uteri

Obat Mioma Uteri

Mioma Uteri

Awal mula dari penyakit mioma uteri adalah berasal dari otot polos rahim. Dan beberapa teori yang menunjukkan bahwa pertumbuhan dari tumor ini dikarenakan adanya rangsangan pada hormon estrogen. Selain itu, jaringan mioma dengan jumlah reseptor estrogen yang jumlahnya lebih tinggi daripada jaringan otot kandungan disekitarnya sehingga mioma uteri ini biasanya lebih sering tumbuh cepat di masa kehamilan, dan akan semakn berkurang ukurannya setelah menopause.

Banyak yang menganggap jika penyakit mioma itu sama dengan penyakit kista. Padahal dua jenis penyakit itu jelas mempunyai suatu perbedaan. Salah satu penyebab dari mioma uteri adalah karena stress, daya tahan tubuh yang turun, pola hidup yang kurang baik dan tidak seimbang, serta berbagai faktor pemicu lainnya yang bisa membuat hormon didalam tubuh terganggu, sehingga akan menyebabkan mioma didalam tubuh tumbuh. Dan selain itu, jumlah kalori yang ada didalam tubuh juga bisa mempengaruhi ukuran dari besar kecilnya mioma uteri, karena timbunan dari kalori yang ada didalam tubuh akan sangat mempengaruhi pertumbuhan dari mioma. Mioma biasanya akan tumbuh dengan lebih cepat jika Anda tidak mengendalikan penumpukan kalori yang Anda konsumsi.

Penyakit mioma uteri juga bisa terjadi karena adanya faktor genetik atau faktor bakat. Setelah itu dipengaruhi juga karena adanya rangsangan hormon misalnya karena emosi yang tidak stabil, makan sembarangan dan juga obesitas atau peningkatan berat badan berlebihan. Rangsangan-rangsangan ini yang akan menyebabkan pertumbuhan dari mioma uteri semakin lebih cepat. Tetapi pertumbuhan mioma yang paling sedikit membutuhkan waktu sekitar 8 bulan.

Seringkali penyakit tumor jinak rahim ke arah rongga akan membesar dan kemudian akan bertumbuh keluar dari mulut rahim. Penyakit tumor yang ada didalam rahim akan tumbuh lebih dari satu, akan terasa kenyal, dan bentuknya juga bulat serta berbenjol-benjol semua tergantung dari ukuran tumor. Selain itu juga beratnya yang bervariasi, dimulai dari ukuran beberapa gram saja, namun bisa mencapai hingga 5 gram atau bahkan lebih!

Saat ini perkembangan teknologi yang semakin modern yang mengarahkan para ahli dalam memanfaatkan tanaman-tanaman alami yang dipercaya mengandung kandungan yang akan membantu mengatasi penyakit mioma uteri secara tuntas tanpa harus melakukan tindakan operasi serta melakukan beberapa treatment yang sudah teruji secara klinis.

Obat Mioma Uteri adalah :

  1. Obat mioma uteri 1
    Obat mioma uteri tradisional 1 adalah ambillah satu buah temu putih, dan 1 buah temu mangga serta 4 gelas air. Cara membuat obat mioma uteri tradisional adalah cucilah semua bahan sampai bersih. Dan kemudian dikupas serta diiris tipis-tipis. Setelah itu, rebuslah semua bahan-bahan tadi hingga mendidih. Dan dibiarkan airnya hingga yang tersisa tinggal setenganya saja. Kemudian angkat dan saringlah air rebusan tadi. Ramuan obat mioma uteri tradisional ini diminum 3 kali sehari dengan masing-masing dosisnya adalah 2/3 gelas. Minumlah ramuan ini selagi hangat.
  2. Obat mioma uteri 2
    Ambillah 30 gram kunyit putih, 30 gram benalu teh kering, dan 50 gram temu mangga segar, 30 gram daun hia atau daun baru cina kering dan 5 gelas air putih. Cara membuat obat mioma uteri herbal ini adalah cucilah sampai bersih bahan-bahan tersebut. Kemudian setelah itu kunyit putih dan juga temu mangga dikupas dan diiris dengan tipis-tipis. Setelah itu, semua bahan tadi direbus sampai mendidih. Biarkanlah airnya sampai yang tersisa adalah setenganya saja. Angkat dan kemudian saringlah air rebusan tadi. Ramuan ini dikonsumsi 3 kali sehari. masing-masing dosis obat mioma uteri herbal ini adalah ½ gelas. Sebaiknya minumlah selagi ramuan masih hangat.
  3. Obat mioma uteri 3
    Ambillah 10 lembar daun sambiloto, satu genggam benalu jerik nipis, dan juga satu buah kunyit dengan ukuran yang agak besar serta air lima gelas. Cara membuat ramuan obat mioma uteri alami ini adalah cucilah sampai bersih kesemua bahan-bahan tersebut. Dan setelah itu kupaslah kunyit, kemudian di iris tipis. Setelah itu kesemua bahan tadi direbus sampai mendidih. Biarkanlah airnya hingga yang tersisa adalah setenganya saja. Angkat dan setelah itu disariing air rebusan tadi. Ramuan itu diminum selagi masih hangat setelah Anda makan sehari 3 kali dengan masing-masing dosisnya adalah ½ gelas untuk sekali minum.

Itulah informasi mengenai 3 resep obat mioma uteri herbal yang dianggap membantu mengatasi dan juga mencegah terjadinya penyakit mioma uteri. Semoga informasi dan resep tersebut berguna untuk Anda semuanya. Jangan lupa dikonsumsi secara teratur. Terimakasih.

Obat Mioma Uteri

Posted in Obat Mioma Uteri | Tagged , , , , , , , | Comments Off on Obat Mioma Uteri

Terapi Obat Mioma Uteri

Terapi Obat Mioma Uteri Penyakit Mioma Uteri atau Penyakit miom merupakan bentuk pertumbuhan didalam atau juga pada daera sekitar rahim atau uterus yang sifatnya bukan kanker dan tidak ganas. Penyakit mioma uteri juga dikenal denganistilah moiom, fibroid, dan leiomioma. Penyakit mioma uteri sendiri asalnya adalah dari sel otot rahim yang semakin tumbuh tidak normal. pertumbuan inilah yang pada akhirnya akan membentuk suatu tumor jinak.

Menurut letaknya penyakit mioma uteri terbagi menjadi 3 kelompok, yakni adalah :

  1. Mioma intramural atau terjadii didalam otot rahim
  2. Subserosa atau terjadi dibawah lapisan serous yang menonjol mnenuju ke arah rongga perut.
  3. Submukosa atau yang menonjo menuju ke arah rongga rahim.

Mengenai ukuran dan juga jumlahnya, kebanyakan dari mioma uteri biasanya tumbuh lambat dan biasanya gejala yang ditandai tidak spesifik dan khusus. Mioma uteri juga tidak menimbulkan gejala atau suatu tanda yang mesti diobati. Dan sekitar 25% dari kasus penyakit miom yang bisa menunjukkan adanya gejala serta membutuhkan terapi obat mioma iteri.

Kemungkinan penyakit mioma uteri bisa tumbuh sebagai nodul yang tunggal atau juga ada yang berkelompok dan terbentuk dalam berbagai ukuran yang bervariasi, dari mulai 1 mm hingga lebih dari ukuran 20 cm. dan penyakit mioma uteri adalah tumor yang biasanya sering terdeteksi dibagian panggul wanita, dan sebagai salah satu penyebab dari seorang wanita harus melakukan histerektomi. Meskipun mereka menyebutnya sebagai tumor, namun penyakit ini tidak bersifat ganas dan juga tidak akan berubah menjadi kanker.

Hingga saat ini penyebab dari mioma uteri masih belu diketahui dengan jelas, namun sepertinya disebabkan karena adanya kadar hormon estrogen didalam tubuh wanita. Di jaringan mioma, jumla dari reseptor estrogen biasanya lebih besar daripada jaringan otot kandungan atau miometrium sekitarnya, sehingga mioma uteri ini akan lebih sering tumbuh dengan cepat di masa kehamilan, dan akan semakin menurun di usia seteah menopause wanita.

Penyakit mioma uteri yang umum terjadi untuk wanita yang berusia reproduktif, yakni sekitar 25% wanita yang berusia antara ksaran 20-40 tahun, memiliki mioma, semakin bertambah usia maka semakin besar resiko mengalami penyakit mioma uteri. Dan kebanyakan dari mereka juga masih ada yang belum mengetahui hal ini karena mereka tidak merasakan adanya gejala dan kemudian baru mengetahuinya disaat sedang melakukan pemeriksaan diri.

Pada penderita penyakit mioma biasanya mereka akan merasakan nyeri yang mengalami degenerasi atau adanya kontraksi pada uterus dengan berlebihan dibagian mioma yang tumbuh didalam rongga rahim. Dan untuk pasangan suami istri yang memiliki masalah untuk mendapatkan anak, maka biasanya terjadi di gangguan tuba, gangguan implantasi di endometrium dan juga adanya penyumbatan, dll.

Terapi Obat Mioma Uteri

Terapi Obat Mioma Uteri

Terapi Obat Mioma Uteri

Untuk kasus penyakit miom yang menimbulkan gejala, maka biasanya tidak dibutuhkan suatu pengobatan yang serius. Penyakit miom kecil akan mengecil sendiri. Namun untuk mengobatinya, maka bisa melakukan terapi obat mioma uteri seperti dibawah ini :

  1. Kontrasepsi oral atau pil KB
    Terapi obat mioma uteri dengan menggunakna obat pil Kb ini berperan untuk bisa menghambat sel telur supaya tidak dilepaskan dari ovarium dan juga mencegah terjadinya kehamilan. Selain itu juga pil KB juga bisa membantu meringankan dan meredakan pendarahan yang berlebihan, dan akan meredakan sakit saat menstruasi datang.
  2. Levonorgestrel intrauterine system (LNG-IUS)
    Terapi obat mioma uteri yang kedua dengan menggunakan alat ini. Alat ini terbuat dari plastik yang langsung diletakkan didalam rahim. Fungsi dari alat ini adalah supaya bisa memproduksi hormon progesteron yang bernama levonorgestrel dengan perlahan. Dan dengan menggunakan alat ini, maka bisa melambatkan pertumbuhan dari dinding rahim supaya semakin tipis dan pendarahan juga akan terjadi lebih sedikit. Selain itu fungsi dari alat ini adalah sebagai alat KB dan akan berhenti sendiri jika Anda tidak menggunakannya lagi.
  3. Asam traneksamat
    Terapi obat mioma uteri yang ketiga adalah Asam traneksamat. Untuk Anda yang masih menginginkan agar bisa hamil, maka Anda masih dapat mengonsumsi asam traneksamat. Kegunaan dari obat ini adalah untuk menyebabkan terjadinya penggumpalan darah yang berlangsung didalam rahim. Selain itu, fungsi obat ini juga bukan digunakan sebagai alat KB dan tidak bisa mencegah terjadinya kehamilan.
  4. Obat Anti Inflamasi non steroid atau OAINS
    Terapi obat mioma uteri selanjutnya adalah dengan menggunakan obat ini. Obat ini bisa diminum supaya bisa menghentikan dan juga mengurangi terjadinya pendarahan. Dan obat ini juga akan membantu menghalangi tubuh untuk bisa memproduksi senyawa dari prostaglandin, yang berhubungan dengan menstruasi yang berlebihan. Karena obat OAINS ini adalah termasuk obat yang baik dalam membantu meredakan rasa sakit.
  5. Norethisterone oral
    Terapi obat mioma uteri selanjutnya adalah obat yang bisa menghasilkan hormon progesteron buatan oleh manusia sehingga akan membantu meredakan rasa sakt haid yang berlebihan. Fungsi dari obat ini adalah untuk membantu mencegah dinding rahim tumbuh dengan lebih cepat.

Itulah informasi mengenai terapi obat mioma uteri. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semuanya. Terimakasih.

Terapi Obat Mioma Uteri

Posted in Obat Mioma Uteri | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyakit Mioma Uteri

Mioma ialah suat pertumbuhan jinak dari sel-sel otot polos sedangkan untuk otot-otot rahim disebut dengan penyakit mioma uteri. Ada tiga kategori mioma pada rahim, mioma submukosa, mioma intramural, mioma subserosa. Ada pula mioma, baik submukosa maupun subservosa, yang bertangkai (pedunculated). Mioma submukosa bertangkai seringkali sampai keluar melewati ostium uteri eksternum dan disebut sebagai mioma lahir (myom geburt).  Kejadian mioma uteri sukar diterapkan karena tidak semua mioma uteri memberikan keluhan dan memerlukan tindakan operasi. Sebagian penderita mioma uteri tidak memberikan keluhan apapun dan ditemukan secara kebetulan saat pemeriksaan.

Sebagian besar penyakit mioma uteri ditemukan pada masa reproduksi, karena adanya rangsangan estrogen. Dengan demikian mioma uteri tidak dijumpai sebelum datang haid  (menarche) dan akan mengalami pengecilan setelah haid datang (menopause). Bila pada masa menopause tumor yang berasal dari mioma uteri masih tetap besar dan bertambah besar, kemungkinan degenerasi ganas menjadi sarcoma uteri. Bila dijumpai pembesaran abdomen sebelum menarche, hal itu pasti bukan mioma uteri tetapi kista ovarium dan kemungkinan besar menjadi ganas.

Berdasarkan teori genitoblasi (sel nest) Meyer dan de Snoo,dan rangsangan terus menerus setiap bulan dari estrogen, maka pertumbuhan penyakit mioma uteri terjadi :

  1. Berlapis seperti berambang
  2. Lokalisasi bervariasi: dibawah lapisan peritoneum, dapat bertangkai dan melayang dalam kavum (ruangan) abdomen.
  3. Intramural : Di dalam otot rahim dapat besar, padat (jaringan ikat dominan), lunak ( jaringan otot rahim dominan).
  4. Submukosa : Dibawah lapisan dalam rahim, memperluas permukaan ruangan rahim, bertangkai dan dapat dikeluarkan melalui kanalis servikalis.
  5. Servikalmioma : tumbuh di daerah serviks uteri.

Secara sederhana bidan dapat memperkirakan kemungkinan penyakit mioma uteri dengan memperhatikan gejala klinik yaitu terdapat pendarahan menstruasi yang tidak normal, terdapat gangguan miksi atau buang air besar dan terasa nyeri terutama saat menstruasi. Pada pemeriksaan dalam bidan dapat menjumpai terbada pada pada abdomen bagian bawah dan pergerakan tumor terbatas. Pada pemeriksaan dalam bidan dapat meraba tumor berasal dari rahim dan pergerakan tumor dapat terbatas atau bebas. Penanganan mioma uteri memerlukan tindakan spesialitis sehingga bidan perlu menetapkan kemungkinan mioma uteri dan melakukan rujukan ke puskesmas dokter ahli, atau kerumah sakit.

Konsultasi dengan dokter spesialis anestisiologi untuk kemungkinan tindakan D/K atau pembedahan/oparasi.  Terapi penyakit mioma uteri adalah dengan cara :

  1. Observasi ; bila ukuran uterus lebih kecil dari ukuran uterus kehamilan 12 minggu, tanpa disertai penyakit lain
  2. Ekstirpasi : biasanya untuk mioma submukosa bertangkai ata mioma lahir/geburt, umumnya dilanjutklan dengan tindakan D/K
  3. Laparotomi/Miomektomi : bila fngsi reproduksi masih diperlukan dan secara teknis memungkinakn untuk dilakukan tindakan tersebut. Biasanya untukmioma intramural, subservosa dan subserosa bertangkai, tindakan ini cukup memadai.
  4. Laparotomi/Histerektomi : Fungsi reproduksi tidak diperlukan lagi, pertumbuhan tumor sangat cepat, sebagai tindakan hemostatis, yakni dimana terjadi pendarahan yang terus menerus dan banyak serta tidak membaik dengan pengobatan.

 

Posted in Obat Mioma Uteri | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Obati Mioma Uteri

Mioma uteri adalah tumor jinak berasal dari miometrium. Mioma uteri belum pernah tumbuh pada wanita yang belum mengalami menstruasi. Setelah menopause hanya kira-kira 10% mioma yang masih bertumbuh.

Menurut letaknya, mioma dapat dibagi menjadi 3 jenis, yaitu :

1. Mioma Submukosum

Berada di bawah endometrium dan menonjol ke dalam rongga uterus. Mioma submukosum dapat tumbuh bertangkai menjadi polip, kemudian dilahirkan melalui saluran serviks dan dipanggil myomgeburt

2. Mioma Intramural

Mioma terdapat di dinding uterus di antara serabut miometrium

3. Mioma Subserosum

Apabila tumbuh keluar dinding uterus sehingga menonjol pada permukaan uterus, diliputi oleh serosa. Mioma subserosum dapat pula tumbuh menempel pada jaringan lain misalnya ke ligamentum atau omentum dan kemudian membebaskan diri dari uterus, sehingga disebut wandering/parasitic fibroid

Diagnosa mioma uteri dapat dilakukan dengan pemeriksaan :

– USG
– CT – Scan
– MRI

Pada umumnya dengan USG saja sudah cukup untuk mendiagnosa mioma uteri

Pengobatan Mioma Uteri

1. Terapi Obat Hormon

Umumnya pengobatan hormon hanya menghilangkan gejala – gejala dari mioma uteri dan cenderung menimbulkan efek samping dari penggunaan obat hormon. Pengobatan hormon tidak menyembuhkan mioma uteri

2. Operasi

Operasi merupakan pilihan terakhir jika pengobatan hormon tidak berhasil.

3. Pengobatan herbal

Pengobatan herbal dapat menjadi pilihan jika pengobatan hormon tidak berhasil dan penderita miom tidak mau menjalani operasi.

Operasi Mioma Uteri

Operasi mioma uteri berupa pengangkatan jaringan tumor. Tindakan operasi dilakukan jika tumor mioma uteri membesar, timbul gejala penekanan mioma uteri, nyeri dan perdarahan yang terus menerus. Operasi mioma uteri berupa histerektomi (pengangkatan organ rahim) jika tidak ada rencana untuk hamil lagi atau miomektomi (pengangkatan miomanya saja) jika masih ingin hamil lagi atau masih usia reproduksi.

Posted in Obat Mioma Uteri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Mioma Uteri

Mioma uteri atau juga dikenal dengan leiomioma uteri atau fibroid adalah tumor jinak rahim yang paling sering didapatkan pada wanita. Leiomioma berasal dari sel otot polos rahim dan pada beberapa kasus berasal dari otot polos pembuluh darah rahim.

Mioma tersebut muncul pada 20% wanita usia reproduksi (usia subur) dan biasanya ditemukan secara tidak sengaja pada pemeriksaaan rutin. Leiomioma yang tidak bergejala terjadi sebanyak 40-50% pada wanita usia > 35 tahun. Pada umumnya unilateral (satu) atau kadang-kadang multipel (> 1). Mioma bervariasi di dalam ukuran dan jumlah. Mioma sendiri juga dikatakan sebagai penyebab infertilitas (gangguan kesuburan) sebesar 27% pada wanita. Keguguran atau komplikasi dapat terjadi pada wanita dengan mioma dan salah satu penyebab histerektomi (operasi pengambilan rahim) terbesar. Leiomioma uteri dapat berlokasi di dinding rahim, menonjol melalui rongga endometrium atau permukaan rahim, dan dikenal sebagai subserosa, intramukosa, dan submukosa.

Penyebab Mioma Uteri

Penyebab dari mioma pada rahim masih belum diketahui. Beberapa penelitian mengatakan bahwa masing-masing mioma muncul dari 1 sel neoplasma soliter (satu sel ganas) yang berada diantara otot polos miometrium (otot polos di dalam rahim). Selain itu didapatkan juga adanya faktor keturunan sebagai penyebab mioma uteri. Pertumbuhan dari leiomioma berkaitan dengan adanya hormon estrogen. Tumor ini menunjukkan pertumbuhan maksimal selama masa reproduksi, ketika pengeluaran estrogen maksimal. Mioma uteri memiliki kecenderungan untuk membesar ketika hamil dan mengecil ketika menopause berkaitan dengan produksi dari hormon estrogen. Apabila pertumbuhan mioma semakin membesar setelah menopause maka pertumbuhan mioma ke arah keganasan harus dipikirkan. Pertumbuhan mioma tidak membesar dengan pemakaian pil kontrasepsi kombinasi karena preparat progestin pada pil kombinasi memiliki efek antiestrogen pada pertumbuhannya. Perubahan yang harus diawasi pada leiomioma adalah perubahan ke arah keganasan yang berkisar sebesar 0,04%.

Tanda dan Gejala Mioma Uteri

Pada umumnya wanita dengan leiomioma tidak mengalamai gejala. Gejala yang terjadi berdasarkan ukuran dan lokasi dari leiomioma yaitu :

1. Menoragia (menstruasi dalam jumlah banyak)

2. Perut terasa penuh dan membesar

3. Nyeri panggul kronik (berkepanjangan)

Nyeri bisa terjadi saat menstruasi, setelah berhubungan seksual, atau ketika terjadi penekanan pada panggul. Nyeri terjadi karena terpuntirnya mioma yang bertangkai, pelebaran leher rahim akibat desakan mioma atau degenerasi (kematian sel) dari mioma.

– Gejala gangguan berkemih akibat mioma yang besar dan menekan saluran kemih menyebabkan gejala frekuensi (sering berkemih) dan hidronefrosis (pembesaran ginjal)

– Penekanan rektosigmoid (bagian terbawah usus besar) yang mengakibatkan konstipasi (sulit BAB) atau sumbatan usus

– Prolaps atau keluarnya mioma melalui leher rahim dengan gejala nyeri hebat, luka, dan infeksi

– Bendungan pembuluh darah vena daerah tungkai serta kemungkinan tromboflebitis sekunder karena penekanan pelvis (rongga panggul)

– Poilisitemia (salah satu penyakit kelainan darah)

– Asites (penimbunan cairan di rongga perut)

Posted in Obat Mioma Uteri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Jenis-Jenis Mioma Uteri

Mioma Uteri merupakan kependekan dari Leiomyoma Uteri (Fibroid). Miom merupakan sejenis tumor atau benjolan jinak otot polos. Benjolan ini umumnya menempati rahim dan sekitarnya. Karena termasuk tumor jinak, maka kemungkinan benjolan ini menjadi ganas atau bertransformasi menjadi kanker sangat kecil. Mioma uteri juga akan berkembang baik jika ada rangsangan hormon estrogen. Hal inilah yang membuat mioma uteri sering dijumpai pada wanita usia reproduktif

Pengaruh mioma uteri terhadap kesehatan dan kesuburan wanita sangat ditentukan oleh ukuran dan lokasi nya.  Mioma uteri yang terletak di luar rahim dan masih di rongga perut biasanya akan berhubungan dengan rahim melalui satu tangkai yang memberikan darah sebagai sumber kehidupan benjolan ini. Dalam dunia medis, ini disebut dengan pedunculated fibroid. Benjolan ini dapat bergerak sesuai dengan perubahan posisi badan.

Akibatnya, bukan tidak mungkin akan terjadi pemuntiran pada tangkainya. Jika hal itu terjadi, benjolan ini akan kekurangan darah sehingga menyebabkan kematian pada jaringan mioma. Saat terjadi pemuntiran tangkai tersebut, penderita akan mengalami kesakitan perut yang hebat secara mendadak. Tindakan pengobatannya adalah dengan mengangkat mioma tersebut.

Lain halnya jika letak mioma di rongga panggul dan berukuran besar. Mioma ini bisa menimbulkan rasa sakit pinggang bagian bawah. Jika benjolan ini menekan saluran kemih dari ginjal ke kandung kemih, akan memberikan efek bendungan terhadap ginjal. Lama-kelamaan, fungsi ginjal pun akan terganggu.

Jika mioma uteri berada di mulut rahim dan berhubungan dengan dinding rahim melalui satu tangkai sebagai sumber makanan, keluhannya dapat berupa pendarahan terus-menerus yang bercampur lendir. Posisi mioma seperti itu juga akan memperkecil kemungkinan penderita untuk bisa hamil. Mioma jenis ini dikenal dengan sebutan pedunculated submucous fibroid.

Mioma uteri yang tumbuh di dinding rahim bisa menonjol keluar, ke dalam, atau terbenam di dalamnya. Mioma uteri yang menonjol keluar dikenal dengan istilah subserous fibroid. Efek mioma uteri jenis ini lebih banyak ke arah mekanis, seperti menekan kandung kemih, usus besar, ataupun saluran telur. Akibat yang ditimbulkannya tergantung efek penekanan itu, bisa gangguan buang air kecil, besar, atau pun tidak hamil.

Mioma uteri yang terbenam di dalam dinding rahim dikenal dengan istilah intramural fibroid. Posisi mioma uteri ini dapat mengganggu kontraksi rahim. Pada saat menstruasi, rahim akan memeras darah haid keluar dari rongganya. Namun, karena adanya mioma uteri di dalam dinding rahim, proses pemerasan tersebut pun akan terganggu. Akibatnya, darah haid yang seharusnya bisa, keluar lancar akan terganggu, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman serta pendarahan, menstruasi agak memanjang dan banyak.

Mioma uteri yang berada di sebelah dinding dalam dikenal sebagai submucous fibroid. Mioma uteri jenis ini paling sering menimbulkan masalah pendarahan. Ini sesuai dengan lokasinya di permukaan dalam dinding rahim walaupun ukurannya kecil.

Umumnya, mioma uteri dapat diketahui dari pemeriksaan ginekologis dan ultrasonografi (USG). Pemeriksaan USG bisa menggambarkan dengan jelas letak, ukuran, dan karakteristiknya. Untuk penanganannya, akan disesuaikan berdasarkan keluhan yang timbul. Bisa dilakukan operasi pengangkatan ataupun cukup diikuti perkembangannya secara periodik.

Posted in Obat Mioma Uteri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments