Terapi Obat Mioma Uteri

Terapi Obat Mioma Uteri Penyakit Mioma Uteri atau Penyakit miom merupakan bentuk pertumbuhan didalam atau juga pada daera sekitar rahim atau uterus yang sifatnya bukan kanker dan tidak ganas. Penyakit mioma uteri juga dikenal denganistilah moiom, fibroid, dan leiomioma. Penyakit mioma uteri sendiri asalnya adalah dari sel otot rahim yang semakin tumbuh tidak normal. pertumbuan inilah yang pada akhirnya akan membentuk suatu tumor jinak.

Menurut letaknya penyakit mioma uteri terbagi menjadi 3 kelompok, yakni adalah :

  1. Mioma intramural atau terjadii didalam otot rahim
  2. Subserosa atau terjadi dibawah lapisan serous yang menonjol mnenuju ke arah rongga perut.
  3. Submukosa atau yang menonjo menuju ke arah rongga rahim.

Mengenai ukuran dan juga jumlahnya, kebanyakan dari mioma uteri biasanya tumbuh lambat dan biasanya gejala yang ditandai tidak spesifik dan khusus. Mioma uteri juga tidak menimbulkan gejala atau suatu tanda yang mesti diobati. Dan sekitar 25% dari kasus penyakit miom yang bisa menunjukkan adanya gejala serta membutuhkan terapi obat mioma iteri.

Kemungkinan penyakit mioma uteri bisa tumbuh sebagai nodul yang tunggal atau juga ada yang berkelompok dan terbentuk dalam berbagai ukuran yang bervariasi, dari mulai 1 mm hingga lebih dari ukuran 20 cm. dan penyakit mioma uteri adalah tumor yang biasanya sering terdeteksi dibagian panggul wanita, dan sebagai salah satu penyebab dari seorang wanita harus melakukan histerektomi. Meskipun mereka menyebutnya sebagai tumor, namun penyakit ini tidak bersifat ganas dan juga tidak akan berubah menjadi kanker.

Hingga saat ini penyebab dari mioma uteri masih belu diketahui dengan jelas, namun sepertinya disebabkan karena adanya kadar hormon estrogen didalam tubuh wanita. Di jaringan mioma, jumla dari reseptor estrogen biasanya lebih besar daripada jaringan otot kandungan atau miometrium sekitarnya, sehingga mioma uteri ini akan lebih sering tumbuh dengan cepat di masa kehamilan, dan akan semakin menurun di usia seteah menopause wanita.

Penyakit mioma uteri yang umum terjadi untuk wanita yang berusia reproduktif, yakni sekitar 25% wanita yang berusia antara ksaran 20-40 tahun, memiliki mioma, semakin bertambah usia maka semakin besar resiko mengalami penyakit mioma uteri. Dan kebanyakan dari mereka juga masih ada yang belum mengetahui hal ini karena mereka tidak merasakan adanya gejala dan kemudian baru mengetahuinya disaat sedang melakukan pemeriksaan diri.

Pada penderita penyakit mioma biasanya mereka akan merasakan nyeri yang mengalami degenerasi atau adanya kontraksi pada uterus dengan berlebihan dibagian mioma yang tumbuh didalam rongga rahim. Dan untuk pasangan suami istri yang memiliki masalah untuk mendapatkan anak, maka biasanya terjadi di gangguan tuba, gangguan implantasi di endometrium dan juga adanya penyumbatan, dll.

Terapi Obat Mioma Uteri

Terapi Obat Mioma Uteri

Terapi Obat Mioma Uteri

Untuk kasus penyakit miom yang menimbulkan gejala, maka biasanya tidak dibutuhkan suatu pengobatan yang serius. Penyakit miom kecil akan mengecil sendiri. Namun untuk mengobatinya, maka bisa melakukan terapi obat mioma uteri seperti dibawah ini :

  1. Kontrasepsi oral atau pil KB
    Terapi obat mioma uteri dengan menggunakna obat pil Kb ini berperan untuk bisa menghambat sel telur supaya tidak dilepaskan dari ovarium dan juga mencegah terjadinya kehamilan. Selain itu juga pil KB juga bisa membantu meringankan dan meredakan pendarahan yang berlebihan, dan akan meredakan sakit saat menstruasi datang.
  2. Levonorgestrel intrauterine system (LNG-IUS)
    Terapi obat mioma uteri yang kedua dengan menggunakan alat ini. Alat ini terbuat dari plastik yang langsung diletakkan didalam rahim. Fungsi dari alat ini adalah supaya bisa memproduksi hormon progesteron yang bernama levonorgestrel dengan perlahan. Dan dengan menggunakan alat ini, maka bisa melambatkan pertumbuhan dari dinding rahim supaya semakin tipis dan pendarahan juga akan terjadi lebih sedikit. Selain itu fungsi dari alat ini adalah sebagai alat KB dan akan berhenti sendiri jika Anda tidak menggunakannya lagi.
  3. Asam traneksamat
    Terapi obat mioma uteri yang ketiga adalah Asam traneksamat. Untuk Anda yang masih menginginkan agar bisa hamil, maka Anda masih dapat mengonsumsi asam traneksamat. Kegunaan dari obat ini adalah untuk menyebabkan terjadinya penggumpalan darah yang berlangsung didalam rahim. Selain itu, fungsi obat ini juga bukan digunakan sebagai alat KB dan tidak bisa mencegah terjadinya kehamilan.
  4. Obat Anti Inflamasi non steroid atau OAINS
    Terapi obat mioma uteri selanjutnya adalah dengan menggunakan obat ini. Obat ini bisa diminum supaya bisa menghentikan dan juga mengurangi terjadinya pendarahan. Dan obat ini juga akan membantu menghalangi tubuh untuk bisa memproduksi senyawa dari prostaglandin, yang berhubungan dengan menstruasi yang berlebihan. Karena obat OAINS ini adalah termasuk obat yang baik dalam membantu meredakan rasa sakit.
  5. Norethisterone oral
    Terapi obat mioma uteri selanjutnya adalah obat yang bisa menghasilkan hormon progesteron buatan oleh manusia sehingga akan membantu meredakan rasa sakt haid yang berlebihan. Fungsi dari obat ini adalah untuk membantu mencegah dinding rahim tumbuh dengan lebih cepat.

Itulah informasi mengenai terapi obat mioma uteri. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semuanya. Terimakasih.

Terapi Obat Mioma Uteri

———————————————————————–

CARA PEMESANAN JELI GAMAT LUXOR

Obat Herbal Alami Untuk Mengobati Penyakit Kista, Mioma dan Tumor Serta Membantu Proses Penyembuhan Bagi Penyakit Kronis Lainnyajelly-gamat-luxor

1 Botol Jeli Gamat Luxor Isi 350 ml = Rp.265.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0852-8272-6096, tuliskan : Pesan Obat Kista Mioma Jeli Gamat Luxor, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )


=====================================

>>> Obat Herbal Alami Untuk Mengobati Penyakit Kista, Miom dan Tumor, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Mioma Uteri and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.